Jika waktu dapat berbalik arah
Akan ku tata kehidupanku seindah bayanganku
Tetapi kini aku sadar semua itu hanyalah penyesalan belaka
Hal-hal yang belum pernah terpikirkan di masa itu, kini telah menjadi beban hidupku
Sekarang semuanya sudah berlalu dan terlambat untuk di ubah
Hidupku akan selalu berada di dalam keadaan yang sangat menyakitkan
Inilah hidupku , tidak ada seorangpun yang tahu tentang hidupku
Hanya diriku yang mengerti hidupku
Seandainya waktu dapat berputar kembali
Aku lebih memilih untuk tidak dilahirkan di dunia ini
Aku tidak ingin dilahirkan bukan untuk diriku sendiri,
Tetapi untuk mereka yang melahirkanku karena aku sadar
Kehadiranku hanya membuat beban yang sangat berat bagi mereka
_Kahlil Gibran_
blog ini berisi keluh kesah "juju" yang mungkin juga d rasain oleh sebagian besar cewek bahkan manusia d muka bumi ini... sedih.. seneng.. bahagia.. galau.. risau... mencinta.. dan juga merinduu....
Rabu, 26 Oktober 2011
Minggu, 16 Oktober 2011
^Kupu-Kupu Bersayap^
Aku adalah kupu-kupu, aku dan bunga adalah sepasang kekasih.
Angin kehidupan
mempertemukan dan memisahkan kami.
Aku terbang
dan aku datang
dari atas singasana cintamu,
untuk menggabungkan sengat kasihku
dengan putik indahmu,
serta keindahan warnanya yang menyatu
dengan keindahan sayap-sayap cintaku.
Menjelang segarnya pagi
aku menghampiri kekasihku,
dan ia mendekapku dalam kelopak indahnya.
Disenja hari kutorehkan
dan kubacakan syair-syair kerinduanku ,
lalu ia tersenyum ,
dan melambaikan kelopak jiwanya padaku....
Kupu-kupu bersayap yang oleh cinta
tidak diberi kekuatan,
tidak akan bisa terbang
dari balik dedaunan
untuk melihat keindahan
dan keagungan cinta,
Dimana jiwaku dan jiwa kekasihku
menyatu dalam setiap hembusan
dan tarikan nafas keabadian...
Ketika angin menyandungkan bait-bait cinta ,
Ruh semesta yang mendengarnya
akan tertunduk
dalam bulir airmata bahagia...
Disaat angin bergolak,
dan hati terluka...
Kupu-kupu terbang
susuri taman-taman hati,
dilihatnya bunga-bunga
merekahkan warni kemandulan jiwa...
putik indahnya takkan pernah mendengar...
ketika alam menyandungkan
bait-bait kehidupan...
Kekasihku,.....
aku ingin engkau mengenalku
sebagai keindahan kupu-kupu yang pernah
tertatih dalam kegelapan...
Aku ingin engkau mengingatku
sebagai makhluk yang pernah terkurung sepi
dalam selubung kegetiran ....
Duhai,
keindahan jiwa yang menghias taman hatiku,
Tak ada hari-hari yang lebih indah
daripada hari-hari yang dihiasi
oleh keindahan cinta...
Tak ada badai yang lebih menakutkan
selain badai asmara..
tetaplah dalam genggaman erat -
kepakan syair keabadianku, dan.....
Jadilah pengikut setia
atas Singgasana keajaiban cintaku.
Rabu, 05 Oktober 2011
^sunyi^
kesunyian mulai menyapaku lagi, menerpa tiap langkah hidup
sesuatu yang kelam menyelimuti pikir
kau yang disana, takut kumelihatmu
akankah datang hari itu, bukan sunyi bukan kelam yang datang
kau hadir membawa keindahan hariku
lari lah menjauh dariku tinggalkan aku bersama kebahagiaan itu
lama aku menunggu tapi tak kunjung juga tiba waktuku mengertimu
kau yang tercipta untukku, tapi sakit yang kurasa..
mengertilah, aku ingin rembulan bukan hujan malam ini
kelam kurasa hidupku bersama hujan
inginkan banyak bintang yang menyapa namun mendung lagi-lagi menghapusnya
angin bawakan aku secercah harapan bersama hembusmu yang lembut
menyapaku lewat lembutnya belaianmu, sepoi mendekapku
setitik cahaya mentaripun tak apa bila bisa membuatku bangkit
enggan kah kau tersenyum padaku mentari???
berbagilah sedikit denganku, senyummu sangat berarti saat sunyi menyambut hariku
senyummu menghangatkan tiapsendi tulangku yang rapuh saat ini...
_juju_
sesuatu yang kelam menyelimuti pikir
kau yang disana, takut kumelihatmu
akankah datang hari itu, bukan sunyi bukan kelam yang datang
kau hadir membawa keindahan hariku
lari lah menjauh dariku tinggalkan aku bersama kebahagiaan itu
lama aku menunggu tapi tak kunjung juga tiba waktuku mengertimu
kau yang tercipta untukku, tapi sakit yang kurasa..
mengertilah, aku ingin rembulan bukan hujan malam ini
kelam kurasa hidupku bersama hujan
inginkan banyak bintang yang menyapa namun mendung lagi-lagi menghapusnya
angin bawakan aku secercah harapan bersama hembusmu yang lembut
menyapaku lewat lembutnya belaianmu, sepoi mendekapku
setitik cahaya mentaripun tak apa bila bisa membuatku bangkit
enggan kah kau tersenyum padaku mentari???
berbagilah sedikit denganku, senyummu sangat berarti saat sunyi menyambut hariku
senyummu menghangatkan tiapsendi tulangku yang rapuh saat ini...
_juju_
Senin, 03 Oktober 2011
Minggu, 02 Oktober 2011
^kutulis dan kulukis^
berberapa kata tertulis indah dalam hidup ini
sajak itu mengalir bagai symponi yang merdu dalam ingatan
kita ta pnah menyangka bongkahan-bongkahan batu yang dulu kita susun
sekarang telah menjadi pondasi yang kokoh
dinding-dinding bangunan yang kita rancang akan segera terpasang indah
tiap dinding yang terpasang akan kulukis dengan tinta kebahagiaan
kesempurnaan yang akan slalu mengisi hari kita
bias pelangi kan slalu ada dalam tiap ruang istana ini
kulukis stiap jalan yang kita lalui dalam indahnya pena dan tinta kehidupan
nafas kenangan yang takkan pernah terputus oleh masa
harapan cinta ini akan abadi di jiwa yang damai
hey.. kau yang disana kurindukan
saat istana ini telah berdiri megah aku tau kita yang berada di dalamnya
kita yang kan jadi pemilik istana ini
kelak jika kau merasa ragu apakah dunia akan menerimamu, tetaplah di sisiku
aku yang kan menguatkanmu
aku yang kan slalu jadi kertas gambar
yang kan slalu mengingatkanmu dengan smua perjuangan kita
bagaimana kita dulu mengumpulkan krikil dan batu yang skarang telah jadi bangunan semegah ini
keharmonisan kata dalam tulisan itu telah kita rasakan, tenang...
keindahan lukisan itu telah kita nikmati skarang
pena yang mungil itu terus menulis tentang kita
kuas yang lentik itu juga terus melukis tiap kisah yang kita jalani
_"juju"_
sajak itu mengalir bagai symponi yang merdu dalam ingatan
kita ta pnah menyangka bongkahan-bongkahan batu yang dulu kita susun
sekarang telah menjadi pondasi yang kokoh
dinding-dinding bangunan yang kita rancang akan segera terpasang indah
tiap dinding yang terpasang akan kulukis dengan tinta kebahagiaan
kesempurnaan yang akan slalu mengisi hari kita
bias pelangi kan slalu ada dalam tiap ruang istana ini
kulukis stiap jalan yang kita lalui dalam indahnya pena dan tinta kehidupan
nafas kenangan yang takkan pernah terputus oleh masa
harapan cinta ini akan abadi di jiwa yang damai
hey.. kau yang disana kurindukan
saat istana ini telah berdiri megah aku tau kita yang berada di dalamnya
kita yang kan jadi pemilik istana ini
kelak jika kau merasa ragu apakah dunia akan menerimamu, tetaplah di sisiku
aku yang kan menguatkanmu
aku yang kan slalu jadi kertas gambar
yang kan slalu mengingatkanmu dengan smua perjuangan kita
bagaimana kita dulu mengumpulkan krikil dan batu yang skarang telah jadi bangunan semegah ini
keharmonisan kata dalam tulisan itu telah kita rasakan, tenang...
keindahan lukisan itu telah kita nikmati skarang
pena yang mungil itu terus menulis tentang kita
kuas yang lentik itu juga terus melukis tiap kisah yang kita jalani
_"juju"_
Kamis, 29 September 2011
^yang terlewatkan^
dentang jam itu membangunkan dari tidur panjangku
tanpa sadar aku tlah melewatkan banyak sekali kesempatan yang Tuhan berikan
waktu ta mau berhenti sejenak
membiarkan aku sedikit saja mencoba merangkak mengejarnya
jauh aku tertinggal dalam renungan yang ta kunjung reda
pikiranku jauh melangkah namun ragaku ta mau beranjak dari kekosongan ini
kucoba, namun belenggu ini ta mau lepas dari kakiku
mugkin perih yang kan terus kurasa, karna diriku sendiri
sendu slalu menghias, membias dalam pikir yang dalam
maafkan aku telah banyak mengecewakan, telah banyak kugores luka di hatimu
ingin kelak bisa kulukis pelangi indah di hadapanmu
sedikit perlahan akan aku kumpulkan warna untuk melukis pelangi untuk kalian
ku bingkai dalam rasa bangga kalian telah memiliki aaku
walau terkadang aku yang menyakiti kalian, aku ta mau lagi menambahnya
kalian hartaku yang ta pnah menyalahkanku, ta pnah membenciku
akan kurajut kembali benang kuusut itu untuk kalian
kubuat benang itu menjadi sbuah selendang kebanggaan buat kalian
kan ku kalungkan langsung secepat aku bisa karna aku ta ingin melewatkan smuanya begitu saja
kalian tau rasanya??? sakit mengingat rasa sakit yang juga kalian rasa saat melihatku
tanpa sadar aku tlah melewatkan banyak sekali kesempatan yang Tuhan berikan
waktu ta mau berhenti sejenak
membiarkan aku sedikit saja mencoba merangkak mengejarnya
jauh aku tertinggal dalam renungan yang ta kunjung reda
pikiranku jauh melangkah namun ragaku ta mau beranjak dari kekosongan ini
kucoba, namun belenggu ini ta mau lepas dari kakiku
mugkin perih yang kan terus kurasa, karna diriku sendiri
sendu slalu menghias, membias dalam pikir yang dalam
maafkan aku telah banyak mengecewakan, telah banyak kugores luka di hatimu
ingin kelak bisa kulukis pelangi indah di hadapanmu
sedikit perlahan akan aku kumpulkan warna untuk melukis pelangi untuk kalian
ku bingkai dalam rasa bangga kalian telah memiliki aaku
walau terkadang aku yang menyakiti kalian, aku ta mau lagi menambahnya
kalian hartaku yang ta pnah menyalahkanku, ta pnah membenciku
akan kurajut kembali benang kuusut itu untuk kalian
kubuat benang itu menjadi sbuah selendang kebanggaan buat kalian
kan ku kalungkan langsung secepat aku bisa karna aku ta ingin melewatkan smuanya begitu saja
kalian tau rasanya??? sakit mengingat rasa sakit yang juga kalian rasa saat melihatku
Kamis, 22 September 2011
^sosiaLitas^
Satu kata yang mungkin sudah banyak orang tau arti dari kata itu, namun sudahkah orang memaknai kata "sosial" itu??? Mendapat julukan berjiwa sosial, rendah diri,memahami lingkungan. Apakah hanya itu???
Dalam lingkungan kecil pun kita butuh kata sosial, belajar memahami berSOSIALISASI dengan orang lain. Dengan kedok berteman kita sering mengunggulkan diri kita, berbicara kepada orang lain bahwa kita "SUKA" berteman. Padahal dalam lingkungan kecil yang kita tinggali belum tercipta sosialisme yang cukup berarti. Sebagai seorang yang lebih muda menyadari bahwa "unggah-ungguh" kepada yang lebih tua itu perlu. "unggah-ungguh" disini bukan kita mengajarkan yang muda untuk tunduk atau takut dengan yang lebih tua, tetapi lihat bagaimana kita bercengkrama dengan keakraban yang lebih kental. AKU, juga pernah muda (pernah mengalami jadi seorang adik tingkat) tapi jujur aku ta pernah seperti "itu" selama bergaul. Aku takut, risih, jika berhadapan dengan kakak tingkat. tapi apakah harus seperti itu terus??? Aku katakan "TIDAK"!! Kita semua sama, satu prinsip yang selama ini aku pegang. "Jika ingin di hargai, maka hargai orang lain terlebih dahulu".
Sulitkah untuk skedar mengucapkan salam (Assalamualaikum....) ketika masuk "RUMAH" kita bersama??? Beratkah untuk skedar tersenyum kpada kami??? Sebegitu menakutkankah kami???
Pernah ga seh klian berfikir "Kita disini telah menjadi keluarga", tinggal dalam satu atap yang mungkin (dulu) kokoh tapi sekarang sedikit rapuh dengan ke kurangnyamanan diantara kita.
Hanya dari fikiran kalian sendirilah yang kan membuat "RUMAH" kita nyaman kembali.
_@SetressKost_
Dalam lingkungan kecil pun kita butuh kata sosial, belajar memahami berSOSIALISASI dengan orang lain. Dengan kedok berteman kita sering mengunggulkan diri kita, berbicara kepada orang lain bahwa kita "SUKA" berteman. Padahal dalam lingkungan kecil yang kita tinggali belum tercipta sosialisme yang cukup berarti. Sebagai seorang yang lebih muda menyadari bahwa "unggah-ungguh" kepada yang lebih tua itu perlu. "unggah-ungguh" disini bukan kita mengajarkan yang muda untuk tunduk atau takut dengan yang lebih tua, tetapi lihat bagaimana kita bercengkrama dengan keakraban yang lebih kental. AKU, juga pernah muda (pernah mengalami jadi seorang adik tingkat) tapi jujur aku ta pernah seperti "itu" selama bergaul. Aku takut, risih, jika berhadapan dengan kakak tingkat. tapi apakah harus seperti itu terus??? Aku katakan "TIDAK"!! Kita semua sama, satu prinsip yang selama ini aku pegang. "Jika ingin di hargai, maka hargai orang lain terlebih dahulu".
Sulitkah untuk skedar mengucapkan salam (Assalamualaikum....) ketika masuk "RUMAH" kita bersama??? Beratkah untuk skedar tersenyum kpada kami??? Sebegitu menakutkankah kami???
Pernah ga seh klian berfikir "Kita disini telah menjadi keluarga", tinggal dalam satu atap yang mungkin (dulu) kokoh tapi sekarang sedikit rapuh dengan ke kurangnyamanan diantara kita.
Hanya dari fikiran kalian sendirilah yang kan membuat "RUMAH" kita nyaman kembali.
_@SetressKost_
Langganan:
Postingan (Atom)









